Medco Foundation Tangani Kesehatan Pengungsi di Lima Daerah Terdampak Banjir di Aceh

Januari 2026

Untuk memastikan para pengungsi bencana banjir mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, Medco Foundation bersama Medco E&P Malaka menurunkan tim medis ke lima wilayah dengan dampak banjir terparah di Provinsi Aceh. Tim dokter dan paramedis Medco bahkan menjangkau daerah-daerah dengan akses terbatas, seperti Lokop dan Pante Bidari di Kabupaten Aceh Timur, hingga Kecamatan Sawang di Kabupaten Aceh Utara.

Melalui kegiatan Mobile Medical Services yang didukung oleh Medco Energi Internasional, layanan pemeriksaan dan pengobatan telah menjangkau lebih dari 2.000 pasien korban bencana. Pelayanan kesehatan ini dilakukan di lokasi-lokasi pengungsian yang tersebar di Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Kabupaten Bireuen, serta Kota Lhokseumawe.

Selain memberikan layanan medis langsung, Medco Foundation juga menyalurkan bantuan paket obat-obatan dan peralatan medis untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi sekitar 2.000 pasien di sejumlah rumah sakit dan puskesmas yang terdampak banjir.

Di Kabupaten Aceh Timur, bantuan obat-obatan diserahkan kepada RSUD Sultan Abdul Azis Syah Peureulak serta Puskesmas Indra Makmu, Julok, Lokop Serbajadi, Keude Geurubak, Nurussalam, Madat, dan Puskesmas Perkebunan Inti. Sementara itu, di Kabupaten Aceh Tamiang bantuan diterima oleh Puskesmas Kejuruan Muda. Di Kabupaten Bireuen, bantuan disalurkan ke Puskesmas Kutablang, dan di Kota Lhokseumawe diterima oleh Puskesmas Blang Mangat.

Head of Medco Foundation, Roni Pramaditia, menjelaskan bahwa Mobile Medical Services yang dilakukan Medco Foundation bersama Medco E&P Malaka merupakan bagian dari program Medco Peduli Bencana Sumatra, yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan layanan kesehatan masyarakat pada masa tanggap darurat. “Selain di Aceh, kami juga membantu korban bencana di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Selain layanan kesehatan, kami juga mendistribusikan bantuan logistik pangan dan nonpangan,” ujar Roni.

Dampak nyata dari kehadiran tim medis Medco dirasakan langsung oleh fasilitas kesehatan setempat. Kepala UPTD Puskesmas Lokop, dr. Ainu Sofia, mengungkapkan bahwa aktivitas pelayanan kesehatan di wilayahnya sempat terhenti akibat kerusakan bangunan puskesmas serta hilangnya stok obat dan peralatan medis akibat banjir. “Pelayanan kesehatan yang dilakukan Medco Foundation sangat membantu kami. Ini telah membangkitkan mental kami tenaga medis, yang sebelumnya nyaris putus asa karena tidak ada tempat dan obat yang bisa kami gunakan untuk melayani korban,” tuturnya.